Selasa, 10 April 2012

Bangkit dari kekalahan dan kegagalan

Menang kalah, itu biasa,
semua merasakan.
berjuanglah penuh semangat,
untuk kita semua...

D-Kross (Menang Kalah)



Dalam kompetisi olahraga selalu ada menang kalah. Itu tidak bisa dihindari, itu aturannya, itu kenyataannya. Kompetisi olahraga adalah ajang adu kekuatan, adu kepintaran, adu kecepatan, adu kekompakan, dan sebagainya. hasilnya, ada yang menang, ada yang kalah.

sebagai atlit, anda harus menyadari hal ini.
Sadari kalau pertandingan, perlombaan, adalah tentang hal itu. menang-kalah.
kalau anda tidak siap, maka dipastikan anda akan berkali-kali tercederai baik secara fisik maupun secara psikis.
Suatu kali anda bisa jadi meraih kemenangan, terangkat, dipuji, dikagumi, namun ketika jatuh, mampukah anda bangkit lagi ?

*kemenangan terbesar kita bukanlah pada saat kita meraih kemenangan, tetapi pada saat kita bangkit dari kegagalan* kata Konfusius. Bangkit berdarah-darah lebih berat daripada berlari mencapai posisi puncak dengan semangat masih membara.

Kenyataannya, karaktermu baru teruji bila kau pernah bangkit dari kegagalan.
Bila kau pernah merasakan sakitnya, terhinanya, menderitanya kalah namun sekali lagi kau menatap ke depan untuk berdiri, berjuang, dan maju terus ... itu baru yang namanya kuat !

sebelum bertanding, selalu ingat kalau akan selalu ada yang menang, selalu ada yang kalah.
kalaupun kau kalah, setidak-tidaknya menanglah melawan diri sendiri.

Jangan menuruti kata hatimu yang terus menerus kembali ke momen kalah yang menyakitkan itu,
taklukkan dirimu,
jangan bersikap pengecut dengan terus menerus mencari kambing hitam.
jangan bersikap cengeng dengan meminta perhatian atau dukungan lebih untuk bangkit,
jangan bersikap lemah dengan menyerah hanya karena sekali atau beberapa kali kalah,..
bangkit dan taklukkan dirimu sendiri !!
bangkit dan kuasai dirimu sendiri !
bangkit dan lecut dirimu sendiri, lebih kuat dari sebelumnya !

yang diperlukan hanyalah keputusan tegas dari dasar hatimu sendiri :
berhenti, atau
terus maju.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar